Fungsi utamanya adalah mentransfer gas dari satu wadah (seperti tangki tanker atau tangki penyimpanan) ke wadah lain dan menekan gas tersebut, sehingga menyelesaikan proses penyimpanan, distribusi, pemuatan, dan pembongkaran.
Parameter Teknis Kompresor Transfer
- Gas terkompresi:Gas cair
- Laju aliran:0,8 m³/menit
- Tekanan masuk:1,0 MPa
- Tekanan keluaran:1,6 MPa
Prinsip Kerja Kompresor Transfer
Kompresor mentransfer gas dari area tekanan rendah ke area tekanan tinggi menggunakan tenaga mekanik. Gas dikompresi melalui silinder internal, meningkatkan densitas dan tekanannya. Saat masuk, gas memiliki tekanan masuk yang rendah; setelah kompresi, volumenya berkurang dan tekanannya naik hingga tekanan keluaran yang diinginkan (misalnya, 1,6 MPa). Gas bertekanan ini kemudian dapat dialirkan ke peralatan hilir atau tangki penyimpanan.
1. Pelumasan:Pelumasan tekanan atau percikan memastikan komponen mekanis terlumasi dengan baik, mengurangi gesekan dan keausan untuk umur peralatan yang lebih lama.
2. Desain struktural:Tersedia dalam bentuk vertikal satu batang, vertikal dua batang, dan bentuk simetris seimbang, memastikan operasi yang lancar dan efisien.
Fitur Kompresor Transfer
- Desain terintegrasi:Semua peralatan dipasang pada skid, sehingga tidak memerlukan peralatan tambahan. Hal ini memudahkan transportasi dan pemasangan, sekaligus meningkatkan stabilitas dan efisiensi.
- Hemat energi dan efisiensi tinggi:Dirancang dengan cermat untuk efisiensi energi dan biaya operasional yang lebih rendah. Struktur yang dioptimalkan dan pelumasan memungkinkan operasi terus-menerus yang efisien dan pengurangan pemborosan energi.
- Mudah dioperasikan:Antarmuka sederhana dan ramah pengguna dengan fungsi otomatisasi—cocok untuk berbagai lingkungan dan operator.
- Perawatan mudah:Bagian yang mudah diganti dan tahan lama mengurangi biaya perawatan dan waktu henti, memastikan operasi efisien jangka panjang.
Area Aplikasi Kompresor Transfer
- Industri kimia:Untuk penyimpanan, transportasi, dan pengolahan berbagai gas kimia (amonia, klorin, Freon, dll.), digunakan dalam proses pupuk, plastik, pendinginan, dan lainnya.
- Industri energi:Untuk pemuatan, pembongkaran, dan transportasi gas alam dan gas cair, yang sangat penting dalam proses produksi dan distribusi.
- Industri minyak:Digunakan dalam pengolahan dan penyimpanan minyak bumi untuk menangani gas-gas minyak bumi seperti propilen, etana, dan produk lainnya.
- Logistik rantai dingin:Menjamin pengangkutan gas cair yang aman dan efisien di industri pendinginan dan logistik, mencegah fluktuasi suhu dan kebocoran gas.
- Pelindungan lingkungan dan pemulihan gas sisa:Digunakan dalam sistem pemulihan gas sisa untuk mengurangi emisi dan memastikan keamanan lingkungan.