Pompa turbin submersible untuk infrastruktur pengisian bahan bakar

Pompa turbin submersible meningkatkan tekanan minyak melebihi tekanan atmosfer menggunakan teknologi turbocharging dan memanfaatkan perbedaan tekanan ini untuk mengangkut minyak melalui pipa hingga ujung pembuangan.

Deskripsi

Pompa turbin submersible banyak digunakan di stasiun pengisian bahan bakar di seluruh dunia sebagai peralatan transfer minyak yang efisien.
Prinsip kerja pompa turbin submersible didasarkan pada teknologi turbocharging. Saat pompa dihidupkan, impeler turbin di dalam badan pompa mulai berputar, menghisap minyak dan menekaninya. Berkat desain impeler di dalam pompa, minyak secara bertahap dipercepat saat melewati ruang pompa dan menciptakan perbedaan tekanan, yang memungkinkan minyak ditransportasikan melalui pipa dengan tekanan yang lebih tinggi. Selama proses pengisian bahan bakar, pompa turbin submersible tidak hanya menyediakan laju aliran yang stabil, tetapi juga memastikan transfer minyak yang cepat melalui pipa, mengurangi penyumbatan dan fluktuasi aliran yang disebabkan oleh tekanan yang tidak memadai selama proses transfer.

Fitur pompa turbin submersible:

  1. Desain sirkuit minyak yang sederhana: Desain sirkuit minyak pompa turbin submersible dirancang secara efisien, yang secara efektif mengurangi kerugian tekanan minyak di port pompa. Desain ini meningkatkan efisiensi kerja pompa, memungkinkan minyak diangkut secara stabil dan efisien, sambil mengurangi konsumsi energi.
  2. Pelepasan tekanan otomatis dan refluks: Saat mengeluarkan tabung pompa dan assembly motor, sistem dapat secara otomatis melepaskan tekanan dan mengembalikan minyak ke dalam badan pompa. Desain ini secara efektif mencegah fenomena luapan, memastikan keamanan peralatan, dan menghindari kebocoran minyak atau kegagalan sistem akibat ketidakseimbangan tekanan.
  3. Desain terintegrasi: kepala pompa mengintegrasikan semua bagian yang terhubung, sehingga pemasangan pompa menjadi lebih mudah dan aman. Desain ini mengurangi koneksi dan pembongkaran komponen, menyederhanakan operasi pemeliharaan, dan meningkatkan ketahanan serta stabilitas pompa.
  4. Katup cek pengangkat: Pompa dilengkapi dengan katup cek pengangkat, yang secara efektif mencegah aliran balik atau tumpahan minyak selama proses pelepasan tekanan. Desain ini sangat meningkatkan keamanan proses pemeliharaan dan menghindari masalah tumpahan minyak selama pemeliharaan dispenser.
  5. Jembatan kabel dan kotak sambungan terintegrasi: kepala pompa dirancang sebagai unit terintegrasi, dilengkapi dengan jembatan kabel dan kotak sambungan terintegrasi, tanpa memerlukan penyesuaian tambahan pada perangkat jembatan kabel. Hal ini dapat sangat menyederhanakan proses pemasangan dan commissioning peralatan, sekaligus mengurangi kemungkinan kegagalan.
  6. Sistem sifon sensor vakum yang mudah dibersihkan: Pompa dilengkapi dengan sistem sifon sensor vakum independen dan dua port sifon cadangan. Sistem sifon ini membantu meningkatkan kemampuan pompa untuk menghisap minyak secara otomatis dan memastikan pompa dapat menghisap minyak dengan cepat saat dinyalakan. Selain itu, sistem ini dirancang untuk memudahkan pembersihan dan pemeliharaan, menghindari penurunan efisiensi pompa akibat penumpukan kotoran.
  7. Desain outlet fleksibel: Desain outlet kepala pompa dapat mendukung pembuangan minyak secara horizontal atau vertikal. Desain fleksibel ini memudahkan tata letak pipa dan konstruksi, menyesuaikan dengan berbagai lokasi dan persyaratan peralatan, sehingga proses instalasi menjadi lebih sederhana.

Pompa turbin submersible Penggunaan:

  1. Stasiun pengisian bahan bakar: Pompa turbin submersible banyak digunakan dalam transfer dan penekanan minyak di stasiun pengisian bahan bakar. Melalui pengendalian aliran yang presisi dan keluaran tekanan yang stabil, pompa ini memastikan minyak dapat masuk ke pistol bahan bakar atau tangki dengan efisien dan lancar.
  2. Pengangkutan diesel dan bensin: digunakan untuk pengangkutan diesel, bensin, dan minyak bakar lainnya, terutama cocok untuk kondisi yang memerlukan pengangkutan dengan aliran tinggi dan tekanan tinggi.
  3. Pengangkutan bahan kimia dan cairan lain: selain minyak, pompa turbin submersible juga banyak digunakan dalam pengangkutan kerosene, etanol, metanol, dan cairan lain. Dalam produksi dan penanganan bahan kimia, pompa ini dapat menyediakan tekanan dan aliran yang stabil untuk memastikan operasi yang lancar.

Spesifikasi dan pemilihan pompa turbin submersible:

  1. Rentang laju aliran: laju aliran maksimum pompa turbin submersible berkisar antara 200 liter/menit hingga 1000 liter/menit, yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai ukuran stasiun pengisian bahan bakar dan sistem pengangkutan minyak lainnya.
  2. Rentang daya: daya pompa berkisar antara 0,75 hp hingga 5 hp, menyediakan berbagai model untuk dipilih, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam memilih jenis pompa yang tepat.
  3. Jenis minyak yang dapat digunakan: Pompa ini cocok untuk berbagai jenis transfer minyak, termasuk diesel, bensin, minyak tanah, campuran bensin berbagai jenis, etanol, metanol, dll., untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri dan kondisi penggunaan.
  4. Deteksi tekanan presisi tinggi: Pompa dilengkapi dengan peralatan deteksi tekanan mekanis dan elektronik presisi tinggi, yang dapat memantau perubahan tekanan secara real-time selama proses pengangkutan minyak, memastikan operasi sistem yang aman, dan secara efektif menghindari tekanan berlebih atau kebocoran minyak.