Tungku vertikal kapur untuk pembakaran dengan berbagai bahan bakar

Tungku vertikal kapur adalah jenis peralatan termal vertikal yang khusus digunakan untuk produksi kapur cepat (CaO), yang berbeda dengan tungku putar kapur berstruktur horizontal, yang memiliki struktur silinder vertikal, menempati area kecil, dan struktur yang kompak.

Deskripsi

Ringkasan Kiln Vertikal Kapur

Pabrik Kapur Vertikal terutama digunakan untuk memanaskan batu kapur (karbonat kalsium) hingga suhu tinggi menggunakan bahan bakar padat atau gas untuk melakukan reaksi pembakaran, yang menghasilkan oksida kalsium dan melepaskan karbon dioksida. Kami memiliki kemampuan untuk merancang dan memproduksi berbagai jenis tungku vertikal kapur dengan kapasitas produksi harian mulai dari 50 ton hingga 400 ton, dan kami dapat menyesuaikan peralatan tungku dan sistem pendukungnya sesuai dengan kebutuhan pengguna yang berbeda untuk memenuhi persyaratan berbagai lingkungan produksi industri.

Fitur Tungku Vertikal Kapur

  • Desain struktural yang rasional: badan tungku didukung oleh struktur baja, berbentuk silinder tegak, dilapisi dengan bahan tahan api bertekanan tinggi, memiliki insulasi panas yang baik dan tahan terhadap guncangan termal.
  • Proses kontinu dan stabil: Mengadopsi metode pengisian kontinu dan pembuangan abu kontinu, proses berjalan lancar, yang memudahkan produksi kontinu skala besar.
  • Kemampuan beradaptasi bahan bakar yang tinggi: tidak hanya dapat menggunakan bahan bakar padat tradisional seperti kokas dan antrasit, tetapi juga dapat memanfaatkan secara efisien berbagai gas limbah industri (seperti gas konverter, gas tungku peleburan, gas sisa tungku karbida kalsium, dll.) sebagai sumber panas utama.
  • Tingkat otomatisasi tinggi: melalui sistem kontrol DCS untuk mengontrol secara akurat proses pengisian, distribusi udara, pengendalian suhu, pembuangan abu, dan tahap lainnya, secara signifikan mengurangi intervensi manual, meningkatkan efisiensi dan keamanan produksi.

Keunggulan Kiln Vertikal Kapur

  • Hemat energi dan ramah lingkungan: tingkat pemanfaatan panas yang tinggi, suhu gas buang yang rendah, ditambah dengan sistem penghilangan debu dan pembersihan gas buang yang efisien untuk memenuhi standar emisi lingkungan nasional.
  • Fleksibilitas operasional tinggi: badan tungku memiliki kapasitas penyesuaian beban yang besar, beban produksi dapat beroperasi secara lancar dalam rentang 60% hingga 100%, untuk menyesuaikan dengan berbagai ritme produksi.
  • Pemulihan panas yang memadai: kapur yang telah didinginkan dapat memanaskan udara yang masuk ke dalam tungku, meningkatkan efisiensi termal sistem secara keseluruhan dan mengurangi konsumsi bahan bakar.
  • Biaya operasional rendah: struktur sederhana, perawatan mudah, umur pakai panjang, dapat secara signifikan mengurangi biaya operasional dan perawatan jangka panjang.
  • Kualitas pembakaran yang baik: kapur yang dibakar memiliki aktivitas tinggi, sedikit kontaminan, dan keseragaman yang baik, cocok untuk industri yang membutuhkan kualitas kapur yang tinggi.

Prinsip Kerja Tungku Vertikal Kapur

Tungku vertikal kapur terutama mengandalkan prinsip transfer panas berlawanan arah, di mana material bergerak ke bawah dari atas dan aliran udara panas naik ke atas dari bawah. Batu kapur dari bagian atas masuk secara kontinu, di bawah pengaruh gravitasi perlahan turun ke sabuk pembakaran, di mana reaksi dekomposisi terjadi pada suhu tinggi.

Kalsium oksida yang dihasilkan terus bergerak ke bawah ke sabuk pendingin dan dikeluarkan dari bagian bawah, sementara gas buang bertekanan tinggi yang naik melewati batu kapur di lapisan atas untuk pemanasan awal. Struktur ini memungkinkan pemulihan dan pemanfaatan energi panas secara efektif dalam lapisan-lapisan. Untuk menjaga keseimbangan sistem, tungku umumnya beroperasi dengan tekanan negatif ringan, yang memudahkan pengendalian distribusi aliran udara, menghindari fenomena short-circuiting dan refluks, serta memastikan pembakaran kapur yang cukup dan merata.

Bidang Aplikasi Tungku Vertikal Kapur

  • Industri metalurgi: digunakan sebagai fluks dalam pengolahan baja, menangani desulfurisasi dan defosforisasi.
  • Industri bahan bangunan: digunakan dalam produksi semen, beton aerasi pasir, bata kapur pasir, dan produk bahan bangunan lainnya.
  • Industri kimia: digunakan dalam pengolahan lanjutan karbonat kalsium, oksida kalsium, dan hidroksida kalsium.
  • Industri karbida kalsium: menyediakan kapur beraktivitas tinggi sebagai bahan baku dasar untuk sintesis karbida kalsium.
  • Industri gula: digunakan sebagai penetral dan pengendap untuk meningkatkan kemurnian gula.
  • Bidang perlindungan lingkungan: kapur dapat digunakan untuk mengolah limbah air asam, desulfurisasi gas buang, dan proses perlindungan lingkungan lainnya.