Sistem penambahan asam dan alkali otomatis untuk pengolahan air

Perangkat penambahan asam dan alkali otomatis memastikan penambahan asam dan alkali yang akurat melalui kontrol otomatis, sehingga keasaman dan alkalinitas air selalu terjaga dalam rentang yang diperlukan.

Deskripsi

Sistem penambahan asam dan alkali otomatis merupakan jenis peralatan penyesuaian kualitas air yang efisien dan presisi, yang dapat secara otomatis menyesuaikan dosis bahan kimia berdasarkan data kualitas air secara real-time, dan banyak digunakan di bidang pembangkit listrik tenaga panas, industri petrokimia, dan pengolahan air limbah.

Berikut ini adalah penjelasan rinci tentang perangkat penambahan asam dan alkali otomatis:

  1. Prinsip kerja
    Nilai pH air merupakan indikator penting kualitas air, dan banyak proses industri memerlukan pemeliharaan nilai pH air dalam rentang tertentu. Misalnya, dalam pengolahan air pendingin, netralisasi limbah cair, dan proses lainnya, nilai pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menyebabkan korosi peralatan atau mengganggu reaksi kimia. Oleh karena itu, asam atau alkali biasanya digunakan untuk menyesuaikan nilai pH air.
    Asam: Agen asam yang umum digunakan meliputi asam sulfat, asam klorida, dll., yang terutama digunakan untuk menurunkan nilai pH air.
    Agen alkali: Agen alkali yang umum digunakan meliputi amonia, kalsium hidroksida, dan natrium karbonat, yang terutama digunakan untuk meningkatkan nilai pH air. Agen-agen ini ditambahkan ke air melalui larutan, dan dosisnya disesuaikan secara otomatis sesuai dengan perubahan nilai pH real-time.
  2. Ringkasan Proses
    Proses dasar perangkat penambahan asam dan alkali otomatis melibatkan beberapa tahap utama seperti pelarutan cairan, penambahan, dan pengendalian sistem:
    – Sistem pelarutan larutan farmasi: Bahan farmasi padat terlebih dahulu ditambahkan ke tangki pelarutan larutan farmasi, tangki pelarutan akan dicampur dengan air industri, melalui pengadukan bahan farmasi larut menjadi larutan. Konsentrasi larutan obat yang larut disesuaikan sesuai kebutuhan.
    – Sistem pengukuran dan penambahan: melalui pompa pengukur atau pompa proporsional, larutan obat yang telah dilarutkan akan ditambahkan ke sistem pengolahan air sesuai dengan rasio yang telah ditentukan. Ukuran dosis secara otomatis disesuaikan oleh sistem sesuai dengan nilai pH real-time.
    – Mode pengendalian dosis: pengendalian dosis dapat disesuaikan secara manual, tetapi juga melalui cara otomatis untuk mewujudkan pengendalian lanjutan. Pengendalian otomatis biasanya didasarkan pada sinyal kontrol keluaran sistem atas (seperti PLC atau DCS), secara otomatis menyesuaikan dosis bahan kimia.
    – Sistem keamanan: Termasuk pemantauan tekanan dan aliran, pemantauan level tangki pelarut, dll., untuk memastikan operasi aman peralatan selama proses penambahan dosis.
    – Sistem kontrol: Melalui integrasi dengan sensor pH, sistem kontrol dapat memantau nilai pH air secara real-time dan menyesuaikan dosis secara otomatis sesuai dengan nilai yang ditetapkan.
  3. Komposisi Sistem
    Perangkat penambahan asam dan alkali otomatis biasanya terdiri dari komponen utama berikut:
    – Sistem pelarutan: bahan kimia padat dicampur dengan air melalui tangki pelarutan untuk membentuk larutan. Sistem ini biasanya mencakup pengaduk dan tangki pelarut.
    – Pompa pengukur: pengendalian dosis larutan obat secara presisi untuk memastikan agen disalurkan sesuai kebutuhan.
    – Sensor pH: pemantauan nilai pH air secara real-time dan umpan balik sinyal ke sistem kontrol.
    – Sistem kontrol otomatis: berdasarkan umpan balik nilai pH real-time, secara otomatis menyesuaikan dosis. Sistem kontrol dapat menggunakan platform kontrol seperti PLC, DCS, dan lainnya.
    – Perangkat perlindungan keselamatan: seperti pengukur level tangki pelarutan, saklar aliran, sensor tekanan, dll., untuk memastikan keselamatan dan stabilitas sistem selama proses kerja.
  4. Sistem penambahan asam dan alkali otomatis Ruang lingkup penerapan
    Perangkat penambahan asam dan alkali otomatis banyak digunakan di berbagai bidang yang memerlukan penyesuaian nilai pH air secara presisi, terutama di bidang-bidang berikut:
    – Pembangkit listrik tenaga panas: Sistem air pendingin pembangkit listrik tenaga panas sering memerlukan penambahan asam atau alkali untuk menjaga nilai pH air, mencegah korosi, dan meningkatkan efisiensi sistem.
    – Pengolahan air sirkulasi pendingin industri petrokimia: Dalam proses pengolahan air industri petrokimia, pengendalian pH air pendingin sangat kritis untuk memastikan proses reaksi berjalan lancar.
    – Pengolahan air baku: Dalam proses pengolahan air baku, biasanya perlu menyesuaikan nilai pH untuk memastikan efektivitas proses selanjutnya.
    – Netralisasi air limbah: Saat mengolah air limbah, perlu menyesuaikan nilai pH sesuai dengan sifat air limbah, biasanya melalui penambahan asam atau alkali untuk mencapai netralisasi.
  5. Keuntungan sistem penambahan asam dan alkali otomatis
    – Pengendalian presisi: Sistem pengendalian otomatis dapat secara otomatis menyesuaikan dosis kimia berdasarkan pemantauan real-time nilai pH untuk memastikan kualitas air berada dalam rentang yang ditetapkan.
    – Pengurangan intervensi manual: Melalui penambahan dan pengendalian otomatis, sistem ini mengurangi beban kerja penyesuaian manual dan meningkatkan keandalan serta efisiensi operasional.
    – Keamanan tinggi: Perangkat pemantauan keamanan sistem dapat secara efektif mencegah overdosis bahan kimia atau kegagalan peralatan, serta menjamin operasi sistem yang stabil.
    – Adaptabilitas tinggi: Cocok untuk berbagai skenario pengolahan air industri, seperti air pendingin, netralisasi air limbah, dan pengolahan air mentah.