Bagian transmisi

Metode pelumasan rantai dan tindakan pencegahan

Rantai rol pengatur waktu untuk mesin mobil
Pelumasan rantai merupakan langkah penting untuk memastikan operasinya berjalan normal dan memperpanjang umur pakainya. Berikut adalah beberapa metode pelumasan yang efektif dan hal-hal yang perlu diperhatikan:
  1. Hindari pelumasan yang salah Jangan menyemprotkan minyak pada poros tengah dan hub: bagian-bagian ini tidak boleh dilumasi, dan penyemprotan minyak dapat menyebabkan kegagalan mekanis. Hindari menyemprotkan pada ban luar: berhati-hatilah saat mengaplikasikan, jangan menyemprotkan pelumas pada ban.
  2. Gunakan alat yang sesuai Cara pelumasan yang benar: Anda dapat menggunakan kain untuk menutupi bagian bawah rantai dan melumasi bagian atas rantai untuk menghindari percikan pelumas ke bagian lain.
  3. Rantai kering, pelumas basah Kondisi pelumasan ideal: Kami merekomendasikan konsep “rantai kering, pelumas basah”, yaitu menjaga permukaan rantai tetap kering saat pelumasan, sambil menjaga pelumasan internal tetap optimal.
  4. Peringatan penggunaan WD-40 Pembersihan rantai: WD-40 dapat digunakan untuk membersihkan rantai, tetapi tidak cocok untuk pelumasan jangka panjang. Disarankan untuk mengaplikasikan minyak rantai khusus setelah pembersihan. Efek jangka pendek: Efek pelumasan WD-40 lemah, dan rantai mudah kering dan aus lebih cepat setelah penggunaan.
  5. Hindari penggunaan minyak yang tidak sesuai Minyak mesin dan minyak mekanik lainnya: Meskipun minyak-minyak ini memiliki pelumasan yang baik, mereka mudah terbuang dan akan terkontaminasi debu, jadi disarankan untuk tidak menggunakannya. Grease radiasi: Kurang memiliki daya penetrasi, tidak dapat melumasi rantai secara efektif, dan mudah terkontaminasi debu.
  6. Peringatan pemeliharaan Periksa kondisi operasi: Sebelum menggunakan rantai, periksa apakah rantai beroperasi normal dan apakah kekencangannya sesuai. Tutup pintu rantai sebelum memulai: Pastikan pintu rantai ditutup sebelum memulai untuk menghindari risiko. Rem rantai harus dilonggarkan sebelum bekerja untuk menghindari kerusakan pada bantalan. Hindari gesekan: Pastikan rantai tidak bergesekan dengan tanah atau objek lain saat berputar. Pelumasan dan perawatan anti karat secara teratur: Rantai harus dilumasi secara berkala dan dilapisi dengan cat anti karat, serta diganti segera jika berkarat untuk meningkatkan efisiensi kerja. Pemeriksaan dan perawatan rutin: Rantai harus diperiksa secara berkala. Jika terdapat rantai yang putus atau lepas, segera perbaiki dan temukan penyebabnya. Dengan mengikuti metode pelumasan dan tindakan pencegahan perawatan di atas, efisiensi kerja rantai dapat ditingkatkan secara efektif dan umur pakainya dapat diperpanjang.