Ball mill intermiten untuk penggerusan bahan bangunan baru

Mesin penggiling bola intermittent bekerja melalui interaksi antara media penggilingan dan bahan untuk mencapai penghancuran bahan, serta menggunakan mode operasi batch intermittent, yaitu setiap kali hanya menggiling sejumlah tertentu bahan, pekerjaan selesai sebelum berhenti dan memuat bahan baru.

Deskripsi
Mesin penggiling bola intermiten (batch) cocok untuk menggiling berbagai jenis bahan dan memungkinkan penyesuaian waktu dan tingkat penggilingan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan spesifik. Peralatan ini banyak digunakan dalam industri bahan bangunan, bahan tahan api, pengolahan bijih, pupuk kimia, keramik kaca, pengolahan logam, dan industri lainnya karena operasinya yang sederhana, struktur yang kompak, dan efek penggilingan yang unggul. Peralatan ini dapat menggiling bahan secara efisien dan merata, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang memerlukan penyesuaian kehalusan dan penggilingan presisi.

Prinsip Kerja Ball Mill Intermittent:

Ball mill intermittent biasanya terdiri dari dua wadah penggilingan dengan struktur silinder horizontal dan penggerak gigi eksternal. Bahan masuk melalui poros hampa melalui perangkat pengumpanan dan secara merata dimasukkan ke wadah pertama melalui perangkat spiral. Wadah pertama dilengkapi dengan liner berundak atau bergelombang dan diisi dengan bola baja berbagai spesifikasi. Saat silinder berputar, bola baja diangkat oleh gaya sentrifugal hingga ketinggian tertentu dan kemudian jatuh karena gravitasi, menghantam dan menggiling bahan melalui benturan dan gesekan yang kuat untuk penggilingan kasar.

Bahan yang telah digiling kasar kemudian masuk ke wadah kedua melalui partisi tunggal. Wadah kedua, dilengkapi dengan pelat liner datar dan bola baja, memberikan penggilingan halus lebih lanjut. Setelah penggilingan berkelanjutan di kedua wadah, bahan yang telah digiling halus dikeluarkan melalui pelat saringan pembuangan, menyelesaikan proses penggilingan.

Keunggulan Teknis Ball Mill Batch:

  • Struktur Tahan Lama:Dilengkapi dengan poros baja cor berongga, lapisan yang dapat diganti, gigi putar cor (diproses hobbing), dan silinder dengan lapisan tahan aus tertanam untuk ketahanan aus dan korosi yang kuat, memperpanjang umur peralatan.
  • Operasi Lancar:Stabilitas operasional yang tinggi mengurangi kegagalan mekanis dan memastikan kelancaran produksi serta efisiensi.
  • Konversi Energi yang Efisien:Desain struktural yang rasional dan mode transmisi memungkinkan pemanfaatan daya motor yang efisien, memastikan penggilingan yang efektif dan peningkatan efisiensi produksi.
  • Adaptabilitas yang Tinggi:Kinerja baik dengan berbagai jenis bijih dan bahan abrasif, mampu menangani bahan-bahan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan produksi yang bervariasi.
  • Produksi Bertahap:Cocok untuk pengolahan bahan dalam skala kecil, laboratorium, atau produksi skala kecil, dengan penyesuaian fleksibel terhadap ukuran batch produksi dibandingkan dengan ball mill kontinu.

Area Aplikasi Ball Mill Bertahap:

  1. Industri Semen:Digunakan secara luas dalam produksi semen untuk menggiling bahan baku, memastikan kualitas dan efisiensi produksi produk semen.
  2. Bahan Bangunan:Menyediakan kehalusan dan keseragaman yang diperlukan untuk bahan tahan api dan produk silikat dalam produksi bahan bangunan baru.
  3. Industri Pengolahan Mineral:Penggilingan efisien bijih dalam proses pengolahan bijih logam besi dan non-besi, membantu ekstraksi logam dan meningkatkan efisiensi pengolahan mineral.
  4. Produksi Pupuk:Menggiling bahan baku pupuk (misalnya, bijih fosfat, bijih kalium) menjadi bubuk halus, meningkatkan kelarutan dan efektivitas pupuk.
  5. Industri Kaca dan Keramik:Menggiling bahan baku untuk memastikan kualitas yang konsisten dan sifat fisik yang diinginkan pada produk kaca dan keramik.
  6. Penelitian Ilmiah dan Aplikasi Laboratorium:Sering digunakan di institut penelitian dan laboratorium untuk eksperimen penggilingan bahan skala kecil serta studi bahan dan proses baru, berkat mode produksi batch yang dapat disesuaikan.