Ball mill overflow untuk operasi penggilingan ultra-halus

Ball mill overflow berbeda dengan ball mill tipe kisi tradisional dalam cara pembuangan material. Ball mill overflow menggunakan aliran material secara alami daripada membuang melalui lubang kisi.

Deskripsi
Ball mill overflow terdiri dari silinder, penutup ujung, bantalan utama, poros berongga, gigi transmisi, dan pengumpan, dll. Alat ini menggiling bahan baku menjadi kehalusan yang diinginkan melalui efek tabrakan dan penggilingan antara bola baja dan bahan, dengan tingkat otomatisasi tinggi dan umur pakai yang panjang.

Fitur ball mill overflow:

  1. struktur sederhana, perawatan mudah: desain ball mill overflow relatif sederhana, dan berbagai bagian peralatan seperti silinder, penutup ujung, pelat liner, dll., dapat memastikan operasional yang baik. Desain struktural secara keseluruhan berfokus pada kemudahan perawatan dan pemeliharaan, mengurangi gangguan produksi dan waktu henti peralatan.
  2. Tanpa struktur saringan: Dibandingkan dengan ball mill tipe kisi, ball mill overflow tidak memiliki saringan pembuangan tradisional, yang menghindari risiko penyumbatan saringan dan memastikan pembuangan bahan yang stabil.
  3. Kontrol otomatisasi: ball mill overflow memiliki kontrol otomatisasi tinggi, biasanya dilengkapi dengan sistem kontrol PLC, yang dapat mewujudkan operasi dan kontrol yang presisi, mengurangi ketergantungan pada operasi manual, dan memastikan produksi yang efisien dan stabil.

Keunggulan ball mill overflow:

  1. Hemat energi dan efisiensi tinggi: Ball mill overflow menggunakan perangkat penyerapan getaran ber efisiensi tinggi dan konfigurasi bola baja yang rasional, yang dapat secara efektif mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi penggilingan. Berbeda dengan peralatan tradisional, konsumsi dayanya relatif rendah, yang membantu menghemat biaya energi.
  2. Pornografi bertahap, mengurangi konsumsi daya: Ball mill overflow menggunakan kopling udara atau soft start cair, yang dapat memulai motor secara bertahap, mengurangi permintaan daya saat startup, mengurangi fluktuasi arus peralatan, dan menghindari dampak startup arus tinggi pada jaringan listrik.
  3. Ketahanan aus tinggi, memperpanjang umur pakai: peralatan ini menggunakan bahan tahan aus tinggi, seperti paduan pasteurisasi, tembaga timah tinggi, dll. Bahan-bahan ini dapat secara efektif meningkatkan umur pakai liner, ubin poros, dan bagian aus lainnya, mengurangi frekuensi penggantian, dan menghemat biaya perawatan.
  4. Sistem bantalan superior: ball mill overflow menggunakan bantalan tekanan dinamis dan statis atau bantalan tekanan statis penuh, dilengkapi dengan sistem pelumasan yang baik, dapat secara efektif mencegah fenomena “pembakaran bantalan”, dan memastikan operasi stabil jangka panjang peralatan di bawah beban tinggi.

Prinsip kerja ball mill overflow:

Bahan baku dimasukkan ke dalam silinder penggiling melalui feeder, dan bahan tersebut bertabrakan dengan bola baja di dalam silinder, yang dibawa ke ketinggian tertentu oleh gaya sentrifugal dan kemudian jatuh bebas, sehingga menggiling bahan tersebut. Ball mill dibagi menjadi dua kompartemen. Kompartemen pertama digunakan untuk penggilingan kasar, dilengkapi dengan liner bertingkat atau liner bergelombang. Tabrakan antara bola baja dan bahan menghasilkan banyak penggilingan; setelah penggilingan kasar, bahan masuk ke kompartemen kedua, yang digiling lebih lanjut oleh bola baja untuk mencapai kehalusan yang sesuai dengan persyaratan. Bahan bubuk secara alami dikeluarkan dari ball mill melalui plat pengeluaran untuk menyelesaikan tugas penggilingan.

Area aplikasi ball mill overflow:

  1. Industri pertambangan: ball mill overflow banyak digunakan di pabrik pengolahan mineral untuk penggilingan bijih, cocok untuk pengolahan bijih dengan kekerasan sedang hingga rendah. Biasanya digunakan sebagai peralatan inti dalam proses penggilingan untuk pengolahan bijih tembaga, emas, timah, seng, dan bijih lainnya.
  2. Industri kimia: Dalam proses produksi kimia, ball mill overflow dapat digunakan untuk menggiling bahan baku, seperti produksi pupuk, cat, pigmen, dan sebagainya.
  3. Industri bahan bangunan: Dalam produksi semen dan keramik, ball mill overflow digunakan untuk menggiling bahan baku agar memenuhi persyaratan kehalusan dalam proses produksi.
  4. Industri perlindungan lingkungan: Ball mill overflow juga sering digunakan dalam pengolahan limbah, seperti sampah, abu, dan slag, untuk penghancuran dan penggilingan, yang bermanfaat untuk daur ulang dan pemanfaatan kembali sumber daya.

Singkatnya, ball mill overflow dengan efisiensi tinggi, hemat energi, dan daya tahan yang baik, digunakan secara luas di berbagai bidang industri. Seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berlanjut, kinerja dan umur pakainya juga terus meningkat.